Service Level Agreement
Survey
Survey akan dilakukan sebelum pekerjaan implementasi dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi di lapangan secara real sehingga pada saat pelaksanaan implementasi sesuai dengan yang diharapkan. Waktu pelaksanaan survey tergantung dari site yang akan di survey.
Instalasi
STARCOM akan melakukan instalasi, test/commissioning dan integrasi yang akan dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten dan berpengalaman untuk melakukan dan mengawasi pekerjaan instalasi, integrasi, testing (commissioning, acceptane dan reliability) dan perbaikan yang mungkin muncul serta meyediakan perlengkapan kerja yang memadai. Dalam melakukan instalasi, setiap team terdiri dari 2 orang, untuk install 1 BS diperlukan 2 hari dan untuk intall 1 SS diperlukan 1 orang per hari.
Troubleshoot
STARCOM akan mengidentifikasi atau mendiagnosa “trouble†yang terjadi pada system akibat adanya kerusakan atau kegagalan link. Masalah tersebut dapat diperbaiki dengan cara mencari sumber masalah tersebut sehingga system tersebut dapat beroperasi kembali. Troubleshooting diperlukan untuk memelihara system dimana tanda-tanda masalah dapat diselesaikan dengan tepat.
Respon eskalasi troubleshooting adalah sebagai berikut :
| Level | Durasi | PIC |
| Level 1 | 0 – 30 menit | Helpdesk |
| Level 2 | 30 menit – 4 jam | Koordinator Network/OPS |
| Level 3 | 4 – 8 jam | Manager Network/OPS |
| Level 4 | 8 – 12 jam | VP OPS |
| Level 5 | 12 – 24 jam | Direktur OPS |
Hot Stock
Kami selalu menyediakan stock atau persediaan tidak berbatas hanya pada modular atau spare-part saja tapi kami menyediakan juga persediaan berupa sistem yang sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dipergunakan. Penyediaan persediaan ini kami tempatkan di Kantor Pusat, dan di tiap-tiap kantor cabang representative kami.
Spare-Part Management
Menyediakan sejumlah persediaan Spare-Part di tiap regional area STARCOM untuk menjaga kebutuhan yang timbul akibat adanya kerusakan dari perangkat yang kami supply.



